Sejarah,Evolusi dan Perkembangan Matematika Kuno

2 Aug 2010

Apakah matematika itu ada dengan sendirinya? Jawbannya bisa iya,bisa juga tidak. Iya,karena tidak ada yang mengetahui siapa pencetus dan pencipta ilmu matematika. Tidak karena adanya dugaan penggunaan matematika zaman prasejarah.

Pada zaman prasejrah,orang sudah mulai menggunakan pencacahan dalam objek-objek fisika dan benda-benda di alam,sebagi contoh dua jeruk dan dua batu memiliki jumlah yang sama. Kemudian berkembang dalam pencacahan terhadap waktu,seperti penyebutan musim,hari dan tahun. Akhirnya aritmatika dasar (penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian) pun lahir dan berkembang kemudian.

Matematika mula-mula digunakan dalam bidang perdagangan(barter),pengukutan tanah,pelukisan dan berbagai pola hiasan atau tenunan. Sebelum tahun 3000SM, matematika tidak pernah berkembang luas. Baru kemudian orang Babylonia dan Mesir Kuno mulai menggunakan matematika untuk perhitungan pajak negara dan urusan keuangan lainnya. Penggunaan matematika yang lebih sistematis dimulai pada zaman Yunani Kuno pada sekitar tahun 300 SM.

Matematika sejak saat itu segera berkembang luas, dan terdapat interaksi bermanfaat antara matematika dan sains, menguntungkan kedua belah pihak. Penemuan-penemuan matematika dibuat sepanjang sejarah dan berlanjut hingga kini. Menurut Mikhail B. Sevryuk, pada Januari 2006 terbitan Bulletin of the American Mathematical Society, “Banyaknya makalah dan buku yang dilibatkan di dalam basis data Mathematical Reviews sejak 1940 (tahun pertama beroperasinya MR) kini melebihi 1,9 juta, dan melebihi 75 ribu artikel ditambahkan ke dalam basis data itu tiap tahun. Sebagian besar karya di samudera ini berisi teorema matematika baru beserta bukti-buktinya.


TAGS Matematika


-

Author

Follow Me